Menjadi Guru Sekolah ialah Momen Paling Bahagia dalam Hidup Jack Ma

Menjadi Guru Sekolah ialah Momen Paling Bahagia dalam Hidup Jack Ma

Salah satu pengusaha tersukses di dunia, Jack Ma, mengejutkan industri teknologi global dengan melafalkan rencananya guna mundur dari posisinya sebagai executive chairman di Alibaba.

Mendengar kabar pensiun yang beredar, juru bicara Alibaba langsung menyerahkan klarifikasi bahwa pendiri sekaligus CEO dari Alibaba ini mengumkan rencana perusahaan guna ke depannya.

Dilansir oleh South China Morning Post, Jack Ma menyebutkan surat untuk para staff, mengaku bahwa hendak membiarkan generasi-generasi muda guna melanjutkan kesuksesan Alibaba, perusahaan e-commerce tersohor di Asia.

Nama besar Jack Ma dikenal sebagai billionaire asal Cina yang menjadi di antara orang terkaya di dunia. Berdasarkan keterangan dari Bloomberg Billionaire Index, jumlah harta Jack Ma telah menjangkau kisaran 40 miliar dollar AS. Sedangkan perusahaan Alibaba yang dirintisnya dengan mula modal 60.000 dollar AS, sekarang telah bernilai tinggi menjangkau 42 miliar dollar AS.

Jack Ma mencakup kata-katanya sendiri soal keputusannya pensiun, atau tentang strategi ke depan guna Alibaba yang dirinya hendak para eksekutif muda guna meneruskannya.

“Saya tidak hendak mati di kantor, saya hendak mati di pantai.”

Jack Ma Memiliki Hasrat guna Mengajar
Memiliki harta kekayaan yang membludak hasil dari kesuksesannya menjalankan bisnis bareng Alibaba yang dirintisnya dari awal, ternyata kebahagiaan terbesarnya bukanlah di kantornya tersebut. Jack Ma sudah menuliskan sejumlah kali ke publik bakal kerinduannya guna kembali mengajar.

Dilansir oleh South China Morning Post, dalam suatu talk show tahun 2017 silam, Jack Ma menyatakan:

“Momen sangat membahagiakan dalam hidup saya ialah ketika saya melulu meraup 91 Yuan (13.26 US Dollar) masing-masing bulan selama menjadi guru sekolah.”

Ma melatih Bahasa Inggris di unsur timur Cina, kota Hangzhou sekitar 6 tahun sesudah lulus dari Hangzhou Teacher’s Institute di tahun 1988. Ma menyerahkan performa yang gemilang sekitar mengajar, melewati metode pengajaran yang begitu hidup dan sarat humor. Hal tersebut juga yang membuatnya dinobatkan sebagai satu dari 10 pengajar muda terbaik di sekolahnya pada tahun 1994.

Menjadi pengusaha berhasil di Cina, menegakkan Alibaba sampai sebesar sekarang, Jack Ma ternyata tetap seorang biasa dengan sekian banyak perasaan galaunya. Ma bahkan pernah menuliskan di St Petersburg International Economic Forum pada tahun 2016:

“Setiap hari saya tidak jarang kali sibuk laksana seorang presiden, dan saya tidak mempunyai kekuatan, tidak mempunyai kehidupan. Jika saya masih mempunyai kehidupan sesudah ini, saya tidak bakal pernah hendak menjalankan bisnis laksana ini. Saya hendak menjadi diri sendiri, merasakan hidup.”

Jack Ma sendiri tidak pernah mengerjakan pelatihan dalam dunia commerce laksana dirinya kini yang telah menguasainya dengan baik. Tidak pernah pun menjadi seorang akuntan ataupun programmer. Hal yang melulu selalu dilakukannya ialah belajar dan berbagi.

Ma hendak generasi eksekutif selanjutnya guna menggantikan posisinya, laksana “seorang guru yang selalu hendak muridnya tumbuh lebih baik dari dirinya sendiri”

“Saya bekerja sebagai seorang pengusaha tak berbeda seperti menjadi seorang pengajar”

Belajar dari Jack Ma, telah kah anda belajar dan berbagi ilmu hari ini? Selengkapnya : www.pelajaran.id