Makanan Halal & Haram

Makanan Halal & Haram
Makanan Halal & Haram

Makanan Halal & Haram

Makanan Halal & Haram
Makanan Halal & Haram

 

MAKANAN & MINUMAN YANG HALAL ATAUPUN HARAM BAGI ISLAM

Makanan, tentu setiap hari kita pasti mengkonsumsi yang namanya makanan, dari yang snack sampai yang berat alias nasi dan lauk pauk beserta sayur mayurnya. Minuman, tentunya minuman juga tidak akan pernah lepas dari kehidupan kita. Tanpa minum, bila hanya makan saja tentu akan membuat pencernaan kita tidak lancar, begitu juga bila kita hanya minum saja tanpa makan tentu tubuh kita akan terasa lemas dan kurang berenergi. Dua hal tersebut seakan sudah sebagai pelengkap dalam melaksanakan aktifitas kita sehari – hari. Namun, apakah kita pernah menyadari makann atau minuman yang kita konsumsi itu aman? halal? atau layak untuk kita makan? Tentu kita tidak memikirkan itu, pastinya melihat tempat yang cukup bersih saja sudah bisa meyakinkan kita bahwa makanan yang kita konsumsi aman.

 

Padahal tidak sedikit para produsen kurang memperhatikan hal – hal kecil

yang dapat membuat makanan atau minuman yang semestinya halal menjadi haram karena campuran atau racikan dari si produsen. Kita ambil contoh jamu, jamu memang sehat dan halal karena terdiri atas bahan – bahan yang baik seperti kuning telur, madu, rermpah – rempah jamu, dan sebagainya. Namun sekarang banyak tukang jamu yang menyediakan untuk vitalitas seperti ditambah dengan tetesan darah ular cobra maupun arak. Kita tahu bahwa arak dan ular itu sangat haram kita konsumsi apalagi darahnya, lalu mengapa justru hal seperti ini dibiarkan?

 

Itulah kurangnya kesadaran kita terhadap hal – hal kecil.

Makanan haram pun bisa dikategorikan sebagai berikut : 1. Ada yang diharamkan karena dzatnya. Maksudnya asal dari makanan tersebut memang sudah haram, seperti: bangkai, darah, babi, anjing, khamar, dan selainnya. 2. Ada yang diharamkan karena suatu sebab yang tidak berhubungan dengan dzatnya. Maksudnya asal makanannya adalah halal, akan tetapi dia menjadi haram karena adanya sebab yang tidak berkaitan dengan makanan tersebut. Misalnya: makanan dari hasil mencuri, upah perzinahan, sesajen perdukunan, makanan yang disuguhkan dalam acara-acara yang bid’ah, dan lain sebagainya.

 

Tentunya bila kita ambil contoh lagi masih sangatlah banyak di sekitar kita.

Namun yang paling penting adalah kita selalu berdoa bila sebelum mengkonsumsi seusatu agar terhindar dari hal – hal yang memang dilarang oleh agama , dan bila memang kita tidak sengaja mengkonsumsinya karena terlambat untuk tahu, kita cukup berdoa agar dosa kita bisa diampuni

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/