Keberadaan Taxi Uber Tak Masuk PAD

Keberadaan Taxi Uber Tak Masuk PAD
Keberadaan Taxi Uber Tak Masuk PAD

Keberadaan Taxi Uber Tak Masuk PAD

Keberadaan Taxi Uber Tak Masuk PAD
Keberadaan Taxi Uber Tak Masuk PAD

BANDUNG-DPRD Kota Bandung mendukung Pemerintah Kota Bandung

yang berencana melakukan penertiban terhadap keberadaan Taxi Uber di Kota Bandung.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purna membenarkan keberadaan taxi uber tentu sangat merugikan bagi taxi yang resmi.

“Masalah legalitas operasi taxi tersebut ini sangat merugikan dan berdampak pada PAD karena tidak ada izin resmi,” ujarnya.

Menurut Andi, jika keberadaan taxi uber dibiarkan di khawatirkan

akan berpengaruh kepada perusahaan perusahaan taxi di Kota Bandung yang resmi.

“Selain pendapatan berkurang juga tidak mustahil perusahaan tersebut akan mengurangi armada taxi nya karena berat membayar operasional dan jika ini terjadi maka akan berdampak juga bagi pendapatan daerah,’ katanya.

Andi mengatakan, jika taxi uber terus menjamur, maka akan berat bagi Pemerintah Kota Bandung untuk mengejar target retribusi dari sektor perhubungan.

“Pendapatan restribusi perhubungan belum maksimal, tahun ini rencanaya target di bidang perhubungan akan kita naikan tapi dengan adanya taxi uber tentu pendapatan di sektor ini akan berat untuk mengejar target tersebut,” tuturnya.

Oleh karenanya menurut Aan, Pemkot Bandung harus segera

menertibkan keberadaan taxi uber di Kota Bandung yang dinilai melanggar aturan.

“Jaminan keamanan masyarakat harus diperhatikan, karena jika terjadi hal yang tidak diinginkan akan sulit mencari penanggungjawabnya,” pungkasnya

 

Baca Juga :