Kuota SBMPTN Hampir Penuh

Kuota SBMPTN Hampir Penuh
Kuota SBMPTN Hampir Penuh

Kuota SBMPTN Hampir Penuh

Kuota SBMPTN Hampir Penuh
Kuota SBMPTN Hampir Penuh

BANDUNG – Jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 34 Bandung dan subpanlok Tasikmalaya terus meningkat. Sub Humas panitia lokal SMBPTN 2017 34 Bandung Soni A. Nulhaqim mengatakan, pendaftar SBMPTN 2017 34 Bandung hampir penuh. Bahkan pendaftar di Subpanlok Tasikmalaya telah penuh sejak 28 April 2017. Pendaftar di Panlok 34 Bandung hingga kemarin (3/5) pukul 13.15 telah mencapai 39.244 peserta.

”Panitia mengimbau kepada seluruh calon peserta yang hendak mendaftar agar tidak mengakhirkan pendaftaran untuk menghindari kepadatan akses internet,” kata Soni di sekretariat kampus ITB Jalan Ganesa kemarin.

Terhitung sejak Jumat 28 April 2017 pukul 15.40, kuota Subpanlok Tasikmalaya

yang disediakan sudah penuh untuk seluruh kelompok ujian. Dengan melakukan pendaftaran sedini mungkin, calon peserta akan memiliki banyak waktu untuk memeriksa kembali dengan cermat data yang telah diisi sehingga bisa meminimalisasi kesalahan pengisian data.

”Hingga saat ini, panitia masih menemukan banyak calon peserta yang mengalami masalah pada proses pendaftaran online seperti foto tidak tercetak, salah mengisi data dan salah memilih jurusan,” terangnya.

Agar tidak melakukan kesalahan yang sama, calon peserta sebaiknya lebih teliti dan berhati-hati agar kesalahan tersebut tidak terjadi. Setelah mendaftar, peserta harus mencetak dan menyimpan Kartu Tanda Peserta Ujian SBMPTN 2017.

Peserta yang memerlukan fasilitas khusus, wajib segera lapor ke Panlok. P

eserta berkebutuhan khusus yang telah menyelesaikan pendaftaran dan memilih Panlok 34 Bandung sebagai tempat ujian, diwajibkan datang beserta pendamping yang akan bertindak sebagai saksi dalam proses ujian ke Sekretariat Panlok 34 Bandung paling lambat tanggal 10 Mei 2017 pukul 16.00. ”Untuk mengisi dan mendapatkan surat pernyataan sebagai pendamping. Persyaratan yang harus dibawa oleh peserta dengan kebutuhan khusus saat melapor adalah kartu ujian, pas foto 4×6 cm sebanyak dua lembar yang sama dengan foto di kartu ujian. Sedangkan persyaratan yang harus dibawa oleh pendamping yaitu identitas diri asli seperti kartu tanda penduduk atau kartu mahasiswa dan dua lembar fotokopi atau salinannya, serta pas foto ukuran 4×6 cm sebanyak dua lembar,” jelasnya.

”Sampai saat ini, panlok 34 Bandung mencatat sebanyak 15 peserta berkebutuhan

khusus telah mendaftar dan melapor ke sekretariat Panlok Bandung. Rinciannya, pendaftar berkebutuhan khusus tuna wicara satu orang, tuna netra tujuh orang, tuna rungu tiga orang, tuna daksa empat sehingga total 15 orang,” terangnya.

Sementara itu, di tempat berbeda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran (Unpad) Arry Bainus mengatakan, Unpad kembali menjadi PTN dengan jumlah peminat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tertinggi se-Indonesia. Yaitu mencapai 39.388 orang dengan jumlah pendaftar yang diterima 2.369 orang, atau sekitar 6,08 persen dari total pendaftar.

 

Baca Juga :