Guru Dilaporkan ke Polisi karena Tampar Siswa, Begini Penjelasan Kepala SMPN 4 Pekanbaru

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Tampar Siswa, Begini Penjelasan Kepala SMPN 4 Pekanbaru
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Tampar Siswa, Begini Penjelasan Kepala SMPN 4 Pekanbaru

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Tampar Siswa, Begini Penjelasan Kepala SMPN 4 Pekanbaru

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Tampar Siswa, Begini Penjelasan Kepala SMPN 4 Pekanbaru
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Tampar Siswa, Begini Penjelasan Kepala SMPN 4 Pekanbaru

Guru SMP Negeri 4 Pekanbaru, Riau, berinisial De, dilaporkan orangtua siswa ke Polsek

Limapuluh karena diduga melakukan penamparan terhadap anaknya.

Kepala SMPN 4 Pekanbaru Rukiah, ketika dikonfirmasi, Rabu (20/11/2019), menjelaskan, sebelum orangtua siswa melapor ke polisi, pihak sekolah telah dua kali memediasi pertemuan orangtua siswa dengan guru yang dituduh melakukan penamparan.

”Dalam pertemuan itu, guru yang bersangkutan dan orangtua siswa sudah sepakat masalahnya dianggap selesai. Mereka bersalam-salaman. Guru sudah minta maaf dan mengakui kesalahannya,” kata Rukiah, di SMPN 4 di Jalan Dr Sutomo Pekanbaru.

Rukiyah yakin, guru tidak mungkin menampar siswa jika tak ada penyebabnya.

”Gak mungkinlah, guru yang sudah mengajar sejak tahun 2011 itu main tampar, kalau tak ada penyebabnya. Pasti ada penyebabnya, hingga hal itu terjadi,” ujarnya.

Karena kasus ini sudah masuk ke ranah hukum, lanjutnya, pihaknya akan mengikuti proses penyelesaiannya.

Laporkan Guru

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa SMPN 4 Pekanbaru, diduga ditampar gurunya

. Penamparan itu dilaporkan orangtua siswa ke Polsek Limapuluh, pada Ahad (17/11).

Berdasarkan penuturan orangtua korban, Lauren (38) kepada GoRiau.com, peristiwa penamparan itu terjadi Rabu (13/11) siang.

”Sekitar pukul 13.05, sebelum berakhir jam istirahat, anak saya jajan sama teman-temannya, yang kebetulan kelas mereka dekat dengan kantin. Pada saat posisi duduk, kemudian gurunya datang dan anak saya berdiri, kemudian langsung ditampar sambil bilang ‘kenapa kamu’ sekolah’,” jelas Lauren, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (19/11).

 

Sumber :

https://www.openjournals.wsu.edu/index.php/landescapesarchived/comment/view/282/0/724353